Jumat, 11 September 2015

01.55.00
Salah satu gunung terindah yang ada di Indonesia, yakni Gunung Papandayan, sejak minggu lalu mengalami kebakaran. Titik api diperkirakan berawal dari Blok Tegal Alun, yang kemudian meluas ke sejumlah kawasan lainnya, seperti Pondok Saladah. Ratusan hektar padang edelweis yang merupakan tanaman langka di kawasan tegal alun pun hangus terbakar. Penyebab awal kebakaran ini masih belum bisa dipastikan, namun beberapa pihak mengklaim kebakaran di Gunung Papandayan ini disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Pihak lainnya berpendapat jika kebakaran ini berasal dari api unggun yang lupa dipadamkan, namun pendapat itu dibantah oleh pihak pengurus kawasan Gunung Papandayan, karena tidak ada pendaki yang camping di kawasan tegal alun, sehingga kemungkinan besar berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di kawasan tersebut. Api kemudian menjalar dengan cepat, karena tanaman yang kering akibat kemarau panjang, dan angin yang belakangan bertiup kencang. Akibat kejadian ini, kawasan Gunung Papandayan pun telah ditutup untuk pendakian sejak beberapa hari belakangan.

tinggal kenangan, sedih..

Kejadian ini sungguh sangat menyedihkan, mengingat kawasan Tegal Alun merupakan salah satu dari sedikit tempat terbaik yang ada di Indonesia, dimana tanaman edelweiss dapat tumbuh dengan sangat indah. Kini, sebagian besar padang edelweis di Tegal Alun telah hilang menjadi abu, butuh waktu lama untuk memulihkan ekosistem di kawasan konservasi ini agar dapat kembali normal. Berikut ini foto-foto terbaru keadaan kawasan Tegal Alun Gunung Papandayan.







Kalau sudah seperti ini, sedih banget kan jadinya, keindahan yang terbentuk hasil proses alam yang berlangsung sangat lama, hilang dalam sekejap akibat ulah oknum yang tak bertanggungjawab. Siapa yang salah?

Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua, agar lebih berhati-hati dan berusaha untuk menjaga keindaha dan kelestarian alam, minimal dengan tidak merusak atau melakukan perbuatan nakal yang bisa menyebabkan kerusakan alam seperti kejadian di atas. Jangan cuma bisa menikmati keindahannya saja, tapi jaga, lindungi, dan keindahan alam yang ada, agar kelak anak cucu kita masih bisa menikmatinya. Salam Lestari!

Sumber foto : Tempo.co

0 komentar:

Posting Komentar