Senin, 08 Desember 2014

21.47.00

Setiap pengalaman mendaki gunung pada satu waktu pasti berbeda dari pengalaman mendaki yang pernah atau belum kita lakukan. Setiap cerita pendakian pasti punya cerita yang tak sama, banyak diantaranya yang berakhir tak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Kadang suatu pendakian terasa begitu menyenangkan, namun tak jarang pula berakhir mengecewakan dan menyedihkan karena beberapa hal seperti kecelakaan atau kesalahan yang kita buat sendiri. Namun, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membuat pendakian anda berjalan lebih baik, yaitu dengan menerapkan beberapa kebiasaan mendaki ini. Berikut ini adalah 7 kebiasaan mendaki gunung yang bagus untuk diikuti.


    Pada musim pendakian, hampir setiap gunung pasti selalu dipadati pengunjung, hal ini biasanya akan membuat jalur pendakian menjadi padat pendaki, yang mana dapat memperlambat perjalanan anda. Jika anda terlambat sampai di tempat tujuan, biasanya akan sulit juga menemukan tempat mendirikan tenda yang nyaman, karena shelter perkemahan sudah dipadati tenda pendaki. Jika anda berangkat lebih awal, kemacetan yang sering terjadi di jalur pendakian dapat anda hindari. Selain itu, anda akan punya lebih banyak waktu mendaki tanpa perlu takut kemalaman di jalan. Dengan mendaki lebih awal, anda akan sampai pula di tempat perkemahan lebih dahulu dari pendaki lain, sehingga akan mudah menemukan tempat paling nyaman untuk mendirikan tenda.


    Apakah anda termasuk tipe orang yang sering lupa menaruh kunci rumah atau kendaraan? Jika ya, hal ini akan sangat berbahaya untuk pendakian yang anda lakukan. Banyak barang dan peralatan penting yang sering terlupakan saat pendakian. Untuk mengantisipasi hal itu, lebih baik anda buat daftar peralatan dan hal-hal penting lain yang mendukung pendakian anda. Hal ini akan sangat berguna demi memastikan anda tidak akan menyesal saat mendaki karena beberapa barang penting tertinggal di rumah.

      Menjaga tubuh dan peralatan anda tetap kering adalah salah satu hal paling penting dalam mendaki gunung. Tak peduli sedang musim hujan atau kemarau, penting untuk tetap membawa jas hujan dan coverbag anda. Cuaca di ketinggian gunung tak dapat ditebak, sewaktu-waktu cuaca yang cerah dapat dengan mudah berubah menjadi ekstrem, dengan membawa jas hujan dan coverbag, anda akan selalu siap menghadapi perubahan cuaca kapanpun dan dimanapun itu terjadi. Hipotermia dapat mudah menyerang jika tubuh anda basah kuyup.

        Menikmati sinar matahari saat mendaki gunung memang menyenangkan, karena sebagian orang merasa hal itu tidak buruk untuk dilakukan. Ya, itu memang benar, namun jika anda terlalu lama terpapar sinar matahari, hal ini dapat merugikan juga, terutama saat cuaca benar-benar sedang panas sekali. Pakailah topi saat mendaki gunung, hal ini akan membuat kepala anda tetap dingin dan mengurangi efek dehidrasi akibat terbakar sinar matahari.

          Hampir semua gunung yang dibuka untuk pendakian memiliki jalur dan petunjuk yang jelas untuk diikuti, namun tak ada salahnya untuk mempelajari peta topografi dari gunung tersebut. Hal ini akan sangat berguna untuk menentukan jalur terbaik yang akan anda lalui. Untuk petualangan yang lebih serius seperti penjelajahan gunung yang masih liar, mempelajari peta topografi adalah hal yang wajib anda lakukan agar dapat membaca arah dan menavigasi diri anda menuju tempat tujuan.

            Anda perlu memahami bahwa anda tak akan pernah dapat mengontrol pendakian anda sepenuhnya, karena alam tak pernah dapat ditebak, selalu ada resiko kecelakaan atau hal buruk yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Untuk persiapan menghadapi situasi terburuk, penting untuk selalu membawa survival kit anda. Untuk lebih detialnya, survival kit telah penulis bahas pada pembahasan sebelumnya.


              Banyak sekali kecelakaan yang terjadi saat perjalanan turun gunung. Medan yang terjal dan berbatu, turunan curam, serta ketidaksabaran pendaki yang turun adalah beberapa sebab terjadinya banyak kecelakaan saat turun gunung. Berhati-hati saat turun gunung sangat penting untuk anda lakukan. Bersabarlah, perhatikan langkah anda, hindari menginjak akar atau batu yang terlihat rapuh. Kecelakaan dan cedera dapat menimpa anda jika anda turun dengan terburu-buru dan ceroboh.

              Itulah 7 kebiasaan mendaki gunung yang bagus untuk anda ikuti. Tulisan ini hanya sekedar sarana untuk berbagi, tidak bermaksud untuk menggurui. Setiap orang tentunya punya gaya mendakinya sendiri, anda tentunya bebas berekspresi dalam menentukan gaya mendaki yang anda pilih. Silahkan tambahkan pada komentar jika anda memiliki saran lainnya. Baca juga tips-tips mendaki gunung seperti : tips mendaki gunung sendirian (solo hiking)tips mendaki malamtips packingtips mendaki di musim hujan, dan masih banyak lagi tips bagus yang lainnya. Semoga bermanfaat, Salam Lestari!

              0 komentar:

              Posting Komentar